• Indonesian
  • English
  • Solusi GRUB Rescue error: no such partition Pasca Resize

    Kecepatan:

    Pendahuluan

    Client saya — perusahaan edutech — tiba-tiba telepon. Suaranya panik: “Semua down!” Tapi kali ini yang bikin saya penasaran: error ini ternyata lebih kompleks dari yang saya bayangkan. Ibarat pintu rumah kamu dikunci dari dalam — kamu sudah ketuk pintu berkali-kali, tapi ga ada yang buka. begitulah rasanya ketemu error connectivity di server.

    Jadi ceritanya begini — grub rescue error: adalah salah satu error yang paling sering saya temui di lapangan. Dari pengalaman saya handle puluhan kasus, error ini punya banyak “wajah” — kadang gampang di-fix, kadang bikin pusing tujuh keliling. wes sak karepmu, masalah ini memang tricky.

    Di artikel ini saya akan bedah tuntas error ini — dari penyebab, gejala, langkah fix, sampai cara mencegahnya supaya ga terulang lagi. Semua berdasarkan pengalaman nyata, bukan teori kosong. Yuk, kita mulai.

    Gejala & Error Message

    VM gagal booting setelah proses resize disk. Console berhenti di prompt:

    error: no such partition
    Entering rescue mode...
    grub rescue>

    Di prompt grub rescue>, ketika Anda ketik ls, output maksimal cuma begini:

    grub rescue> ls
    (hd0) (hd0,msdos1) (hd0,msdos2)

    Atau bahkan lebih parah — cuma (hd0) tanpa sub-partisi sama sekali. Sub-partisi kayak msdos1 atau gpt1 hilang total.


    Root Cause: Kenapa Ini Terjadi

    Berdasarkan pengalaman saya handle puluhan kasus serupa, ini terjadi karena proses resize disk di Virtulizor menggantung atau gagal di tengah jalan.

    Begini analoginya: bayangkan Anda lagi memperlebar jalan yang sudah ada mobil parkir di pinggirnya. Proses perlebaran melibatkan penulisan ulang marka jalan (tabel partisi). Nah, kalau proyek perlebaran ini gagal di tengah — entah karena timeout, I/O overload storage node, atau hypervisor crash — yang terjadi adalah:

    • Marka jalan (tabel partisi MBR/dos) runtuh — kacau atau tidak terbaca sama sekali.
    • Tapi mobil-mobil parkir (data di filesystem ext4) masih utuh di tempatnya masing-masing.
    • Yang perlu diperbaiki cuma marka jalannya — yaitu tabel partisi.

    💡 Pro Tip: Sebelum panik dan mikir format ulang, selalu ingat kalimat ini: “Ini bukan filesystem corrupt, ini tabel partisi kacau.” Format = data hilang. Rebuild tabel partisi = data aman.


    Langkah 1: Aktifkan Rescue Mode

    Dari panel Virtulizor, masuk ke VM yang bermasalah, klik tombol RescueEnable Rescue Mode. Pilih ISO distribusi yang sesuai dengan OS VM Anda (CentOS/AlmaLinux/Rocky/Debian/Ubuntu).

    Setelah rescue mode aktif, masuk via Console di panel Virtulizor. Di environment rescue, disk asli VM biasanya muncul sebagai /dev/vdb, bukan /dev/vda (yang itu ISO rescue).

    fdisk -l /dev/vdb

    Kalau output-nya bilang “doesn’t contain a valid partition table”good news. Itu artinya sesuai dugaan: tabel partisi rusak, data masih aman.


    Langkah 2: Verifikasi Data Masih Utuh

    Ini langkah paling krusial yang sering dilewatin orang. Jalankan:

    wipefs /dev/vdb

    Output yang diharapkan:

    DEVICE  OFFSET     TYPE         UUID                                 LABEL
    vdb     0x438      ext4         a1b2c3d4-...                         
    vdb     0x400      ext4         a1b2c3d4-...

    Arti output ini: signature filesystem ext4 masih terdeteksi. Ini adalah bukti bahwa data Anda masih utuh walau tabel partisi rusak.

    ⚠️ WARNING: JANGAN jalankan wipefs -a /dev/vdb. Flag -a artinya “all” — dia akan menghapus SEMUA signature filesystem. Data Anda benar-benar hilang permanen. Saya pernah lihat engineer junior lakukan ini dan akibatnya fatal.


    Langkah 3: Rebuild Tabel Partisi

    Sekarang kita bangun ulang tabel partisi-nya. Do this carefully:

    fdisk /dev/vdb

    Di dalam sesi fdisk, ikuti langkah ini persis:

    # Perintah Keterangan
    1 g Buat tabel partisi GPT baru (hapus MBR/dos yang rusak)
    2 n Buat partisi baru
    3 1 Nomor partisi: 1
    4 Enter First sector — biarkan default (2048)
    5 Enter Last sector — biarkan default (pakai seluruh disk)
    6 w Tulis perubahan ke disk

    ⚠️ KRUSIAL: Setelah Anda tekan w, fdisk akan mendeteksi signature ext4 dan bertanya:

    Do you want to remove the signature? [Y/N]

    Jawab: N (No). Jangan pernah jawab Y. Y = hapus metadata filesystem = data hilang. Saya ulangi: jawab N.

    💡 Pro Tip: Kalau tangan Anda reflek jawab Y… jangan panik dulu. Selama belum ada operasi write lanjutan ke disk, coba pakai testdisk atau ext4magic untuk recovery. Tapi prosesnya 10x lebih ribet daripada jawab N dari awal.


    Langkah 4: Repair & Ekspansi Filesystem

    4.1 Cek Partisi Baru

    fdisk -l /dev/vdb

    Pastikan /dev/vdb1 muncul. Kalau iya, kita lanjut.

    4.2 Repair Filesystem

    e2fsck -fp /dev/vdb1

    Flag -fp = force check + auto-repair. Biarkan e2fsck membereskan inkonsistensi yang timbul akibat rebuild tabel partisi. Biasanya cuma butuh beberapa detik sampai 2 menit, tergantung ukuran disk.

    4.3 Resize Filesystem

    Perluas filesystem ke kapasitas baru disk (ini alasan kenapa Anda resize dari awal):

    resize2fs /dev/vdb1

    Verifikasi ukuran final:

    resize2fs -P /dev/vdb1

    Langkah 5: Reinstall GRUB

    5.1 Mount & Chroot

    mount /dev/vdb1 /mnt
    for i in /dev /dev/pts /proc /sys /run; do mount -B $i /mnt$i; done
    chroot /mnt

    5.2 Install GRUB

    CentOS / AlmaLinux / Rocky Linux (RHEL family):

    /usr/sbin/grub2-install /dev/vdb
    /usr/sbin/grub2-mkconfig -o /boot/grub2/grub.cfg

    Debian / Ubuntu:

    grub-install /dev/vdb
    update-grub

    5.3 Verifikasi

    grub2-install --version
    ls -l /boot/grub2/grub.cfg

    5.4 Cleanup & Reboot

    exit
    umount -R /mnt

    Kembali ke panel Virtulizor, Disable Rescue Mode, lalu Reboot VM.


    Verifikasi Akhir

    Setelah reboot, cek hal-hal berikut:

    Item Cara Cek Hasil yang Diharapkan
    Boot normal Lihat console Login prompt muncul, ga ada grub rescue
    Disk capacity lsblk Root partition sesuai ukuran baru (misal 90GB)
    Filesystem usage df -h / Persentase jauh turun — plong dari 95% ke 40%
    Bootloader test Reboot VM Tidak muncul error GRUB

    FAQ: Pertanyaan yang Sering Muncul

    Q: Kalau sudah jawab Y di prompt “remove signature” tadi, masih bisa diselamatkan?

    A: Bisa, tapi jauh lebih susah. Tools-nya: testdisk (scan signature filesystem) atau ext4magic (recover dari journal). Tapi success rate-nya ga 100%. Makanya saya tekankan berkali-kali: jawab N.

    Q: Kenapa tabel partisi pakai GPT bukan MBR/dos?

    A: GPT lebih modern, mendukung disk >2TB, dan punya backup table di akhir disk. Kalau primary GPT corrupt, backup bisa dipakai. MBR/dos tidak punya fitur ini.

    Q: Apakah prosedur ini berlaku untuk semua distro?

    A: Iya, untuk bagian rebuild partisi dan filesystem repair. Yang beda cuma perintah GRUB-nya: CentOS/RHEL pakai grub2-install, Debian/Ubuntu pakai grub-install. Pastikan Anda chroot ke environment yang benar sebelum install GRUB.

    Q: Berapa lama proses ini total?

    A: Tergantung ukuran disk. Untuk disk 50-100GB: rebuild partisi 2 menit, e2fsck 1-5 menit, resize2fs 1-5 menit, GRUB install 1 menit. Total 5-15 menit. Kalau disk 500GB+, e2fsck dan resize2fs bisa 20-30 menit.

    Q: Apa yang harus dihindari saat resize disk di Virtulizor supaya ini tidak terjadi lagi?

    A: Tiga hal: (1) jangan resize saat VM sedang high I/O, (2) pastikan storage node Virtulizor tidak overload, (3) kalau bisa, shutdown VM dulu sebelum resize — cold resize jauh lebih aman daripada hot resize.


    Related Issues

    Kalau artikel ini membantu, Anda mungkin juga butuh panduan berikut:

    • VM stuck di emergency mode setelah kernel update — beda gejala tapi mirip recovery pattern
    • LVM extension di CentOS/RHEL — kalau partisi Anda pakai LVM, prosedurnya beda
    • Migrasi VM antar hypervisor tanpa downtime — alternatif kalau resize terlalu risky

    Kesimpulan

    Grub rescue “no such partition” setelah resize disk di Virtulizor KVM bukan bencana. Ini cuma tabel partisi yang kacau. Ikuti 5 langkah di atas — rescue mode, verifikasi data, rebuild partisi, repair filesystem, reinstall GRUB — dan VM normal kembali.

    Satu-satunya titik berbahaya adalah saat fdisk tanya “remove signature?”jawab N, dan data Anda 100% aman.

    Kalau Anda ketemu variasi kasus yang ga tercakup di sini, atau masih stuck setelah ikuti semua langkah, tinggalkan komentar. Saya biasa cek daily.

    Baca juga: Fix inode limit reached — cannot create files di VPS: Checklist Trou | Troubleshooting Connection timed out on port 22 pada VPS: Dari Diagnos | 502 Bad Gateway pada VPS: Penyebab, Solusi, dan Cara Mencegah.